ONE DAY ONE HADITS
Rabu , 1 Juli 2026 / 16 Muharram 1448 H
Keutamaan Cinta Akhirat dan Zuhud Dalam Kehidupan Dunia
عَنْ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ:
مَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ، فَرَّقَ اللَّهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ، وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ، وَمَنْ كَانَتِ الْآخِرَةُ نِيَّتَهُ، جَمَعَ اللَّهُ لَهُ أَمْرَهُ، وَجَعَلَ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ، وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ
Dari Zaid bin Tsabit رضي الله عنه, ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
“Barangsiapa yang dunia menjadi tujuannya, maka Allah ﷻ akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di depan matanya, dan dunia tidak akan datang kepadanya kecuali yang telah ditetapkan untuknya. Dan barangsiapa yang akhirat menjadi niat utamanya, maka Allah ﷻ akan menghimpun urusannya, menjadikan kekayaan dalam hatinya, dan dunia datang kepadanya dalam keadaan hina (tidak bernilai).”
(HR. Ibnu Majah no. 4105, Ahmad 5/183, Ad-Darimi no. 229, Ibnu Hibban no. 680 – Shahih)
Pelajaran dari Hadits
1. Hadits ini menegaskan pentingnya menjadikan akhirat sebagai fokus utama dalam hidup.
2. Dunia yang dikejar tanpa orientasi akhirat akan memecah belah fokus, menimbulkan kekalutan, dan kefakiran batin.
3. Seseorang yang berniat akhirat akan diberi kemudahan urusan, ketenangan hati, dan cukupnya rizki yang datang tanpa harus dikejar secara membabi buta.
4. Zuhud bukan berarti meninggalkan dunia, tapi menjadikan dunia sebagai wasilah (sarana), bukan tujuan.
5. Kekayaan yang sejati bukan pada harta, tapi pada hati yang qana’ah dan bersandar kepada Allah ﷻ.
Ayat Al-Qur’an yang Terkait
وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
“Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan.”
QS. Ali ‘Imrân: 185
اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا… وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
“Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan, kesenangan, perhiasan, dan saling berbangga… dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”
QS. Al-Hadîd: 20
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا
“Carilah pada apa yang Allah ﷻ berikan kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari dunia.”
QS. Al-Qashash: 77
Ibnu Mas‘ūd رضي الله عنه berkata:
“Kalian lebih banyak shalat dan puasa daripada para sahabat Rasulullah ﷺ, namun mereka lebih utama dari kalian.”
Ketika ditanya mengapa demikian, beliau menjawab:
“Karena mereka lebih zuhud terhadap dunia dan lebih cinta terhadap akhirat.
Diriwayatkan oleh al-Imām Aḥmad dalam al-Zuhd (hal. 162 no. 1215)
Juga dinukil oleh Abu Nu‘aim al-Aṣbahānī dalam Ḥilyat al-Awliyā’ (8/110)
Imam Ibnul Qayyim رحمه الله mengatakan:
“Orang yang mencintai dunia secara berlebihan tidak akan lepas dari tiga hal: kekalutan hati, kepayahan tiada akhir, dan penyesalan yang abadi.”
Dinukil dalam kitab al-Fawāid karya Ibn al-Qayyim (hlm. 155),
Dunia bukanlah tujuan, melainkan sarana. Siapa yang menjadikannya tujuan, ia akan terjebak dalam kegelisahan tiada ujung.
Keberkahan hidup hanya dirasakan oleh mereka yang menjadikan akhirat sebagai orientasi dan dunia sebagai jembatan menuju ridha Allah ﷻ.
Allah ﷻ tidak mencela dunia secara zatnya, tapi mencela ketergantungan hati terhadap dunia dan melupakan akhirat.
اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا، وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَلَا إِلَى النَّارِ مَصِيرَنَا، وَاجْعَلِ الْجَنَّةَ هِيَ دَارَنَا وَقَرَارَنَا
“Ya Allah, jangan Engkau jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami, dan bukan sebagai akhir dari ilmu kami, serta jangan jadikan neraka sebagai tempat kembali kami. Jadikanlah surga sebagai tempat tinggal dan ketenangan kami.”
Wallāhu a‘lam biṣ-ṣawāb 
Saya adalah seorang Muslim yang memulai Hijrah di tahun 1437 H /2015 M dan sekarang fokus pada tujuan Hidup dan mendalami perkara Aqidah Tauhid dan manhadj Ahlu sunnah wal jam’ah. selain itu ikut aktif dalam beberapa kelas belajar islam serta membantu Dakwah dan mengumpulkan Infaq, Zakat dan sedekah untuk perjuangan Islam dan kaum muslimin khususnya Dakwah Tauhid yang mulai langka, padahal ilmu paling utama dan yang pertama bagi ummat islam, selain hal tersebut saya InsyaAlloh siap mendampingi pembuatan Baitul Maal masjid di seluruh wilayah Indonesia dengan visi masjid menjadi pusat kepemimpinan dan sentral kaum muslimin.
